Membuat subdomain di cPanel adalah cara yang praktis kalau kamu ingin punya website atau aplikasi terpisah tapi masih dalam satu domain utama, misalnya tutorial.wpgan.com atau blog.wpgan.com. Namun jika kamu menggunakan tema cPanel versi terbaru, Meridian, mungkin kamu akan sedikit bingung karena menu Subdomains sudah tidak ditampilkan seperti di tema sebelumnya.
TL;DR: Untuk membuat subdomain di cPanel Meridian, buka halaman Websites & Apps, klik Add Website, lalu pilih opsi Create a subdomain. Setelah itu isikan nama subdomain, pilih jenis website, review setup, dan klik Launch My Website. Terakhir, upload konten website ke document root subdomain melalui File Manager.
cPanel Meridian memang punya tampilan yang lebih clean dan beberapa halaman digabung jadi satu, sehingga terlihat lebih ringkas. Tapi buat yang sudah terbiasa dengan tema Jupiter atau paper_lantern, alurnya mungkin terasa sedikit berbeda.
Langkah pertama, login ke cPanel menggunakan akun hosting kamu. Biasanya kamu bisa mengakses cPanel lewat domain.com/cpanel atau melalui client area dari penyedia hosting.
Setelah berhasil login, buka menu atau halaman Websites & Apps yang ada di sebelah kiri layar, atau kamu bisa menggunakan fitur pencarian yang ada di cPanel.
Di halaman Websites & Apps, klik tombol Add Website untuk mulai menambahkan website baru.
Pada langkah ini akan muncul beberapa opsi penambahan domain. Karena kita akan membuat subdomain, pilih opsi Create a subdomain, kemudian lanjutkan prosesnya.
Sekarang isikan nama subdomain yang diinginkan. Misalnya kamu ingin membuat tutorial.wpgan.com, cukup isikan tutorial saja pada kolom yang tersedia, kemudian klik Next.
Tidak perlu menulis nama domain utamanya, karena cPanel akan menambahkannya secara otomatis sesuai dengan nama domain utama yang kamu pilih.
Selanjutnya pilih jenis aplikasi yang akan dipasang di subdomain. Kalau ingin langsung membuat website baru, misalnya WordPress, kamu bisa memilihnya di langkah ini.
Namun jika kamu ingin mengupload website yang sudah dibuat di local, pilih opsi Custom Code. Nantinya kamu bisa mengupload file websitenya sendiri ke folder root subdomain.
Sebelum proses dijalankan, kamu akan melihat halaman Review your setup. Cek kembali nama subdomain dan jenis aplikasi yang dipilih. Kalau sudah benar, klik Launch My Website dan tunggu prosesnya sampai selesai.
Kalau subdomain sudah berhasil dibuat, saatnya upload konten website. Kembali ke halaman Websites & Apps, pilih subdomain yang baru dibuat, lalu klik tombol Manage.
Di halaman Manage, buka tab Files, kemudian klik Open File Manager. File Manager akan terbuka dan langsung mengarah ke document root subdomain tersebut.
Terakhir, upload project website yang sudah kamu buat di local ke folder tersebut. Kalau file kamu berbentuk ZIP, upload dulu lalu extract langsung di File Manager supaya lebih cepat. Setelah selesai, coba buka subdomain di browser untuk memastikan websitenya sudah tampil.
Subdomain adalah bagian tambahan dari domain utama yang bisa dipakai untuk website atau aplikasi terpisah. Contohnya tutorial.wpgan.com adalah subdomain dari wpgan.com.
Ya. Pada tema Meridian, pembuatan subdomain dilakukan melalui halaman Websites & Apps dengan memilih opsi Create a subdomain.
Subdomain adalah turunan dari domain utama yang sudah ada, sedangkan addon domain adalah domain lain yang berbeda dan ditambahkan ke satu akun hosting yang sama.
Tidak. Kamu bisa memilih WordPress jika ingin membuat website WordPress baru, atau Custom Code jika ingin mengupload website yang dibuat sendiri.
Pastikan domain utama sudah aktif dan terhubung ke cPanel, serta hosting kamu mendukung pembuatan subdomain.
KOMENTAR
Memuat...