Cara Upload Laravel 13 ke Hosting cPanel
Jika kamu ingin upload laravel 13 ke hosting cPanel, mungkin caranya akan berbeda dengan upload CMS lain, misalnya WordPress. Namun untuk cara ini sebenarnya sama seperti install laravel di versi sebelumnya.
Kamu bisa mengikuti tutorial upload laravel 13 ke hosting di cPanel ini jika sebelumnya kamu sudah membuat website dengan laravel 13 di localhost. Atau jika belum punya, kamu bisa coba buat dulu dengan laravel starter di localhost, kemudian ketika semua konfigurasi dan tampilan di local sudah sesuai, kamu bisa upload ke hosting mengikuti langkah-langkah dihalaman ini.
Cara Upload Laravel 13 ke Hosting cPanel
Sebelum memulai, pastikan kamu sudah build dan menjalankan laravel di localhost, karena ketika menggunakan Laravel 13 dan Vite, kamu perlu menjalankan npm build, dan di cpanel tidak bisa langsung menjalankan ini kecuali kamu membuat Nodejs app, yang justru akan mempersulit deploy Laravel di cpanel.
Setelah di localhost berjalan dengan lancar, kamu bisa mulai dari langkah pertama:
1. Siapkan Semua File dan Upload
Buka folder laravelmu yang ada di localhost, kemudian pilih semua file dan folder kecuali node_modules, kemudian kompres filenya menjadi .zip
Setelah dikompres, kamu bisa upload file .zip ke folder public_html atau document root domainmu dari File Manager di cPanel
Apabila sudah berhasil upload, pastikan untuk mengekstrak file zip yang sudah kamu upload
2. Sesuaikan Lokasi Folder
Semua file sudah berhasil diupload ke hosting, namun tentunya belum bisa langsung kamu akses websitenya. Solusinya, kamu bisa ke folder home dulu, kemudian buat folder baru yang sejajar dengan folder public_html, misalnya folder laravel
sebelum memindahkan file, pastikan pengaturan untuk menampilkan file tersembunyi sudah diaktifkan.
Sekarang kembali ke folder public_html atau tempat kamu upload file sebelumnya dan pilih semua file dan folder selain folder public dan pindahkan kedalam folder /laravel yang sudah kamu buat
Masih di folder upload pertama (public_html), buka folder public, kemudian pindahkan semua isi didalamnya ke folder document root domain (misalnya public_html)
3. Sesuaikan File Index
Supaya file yang dipindahkan ke folder laravel sebelumnya bisa terbaca, kamu perlu edit file index.php yang ada di folder public_html dan menyesuaikan semua require dir. Jika kamu menggunakan folder sama seperti tutorial ini, maka file indexnya menjadi seperti ini
<?php
use Illuminate\Foundation\Application;
use Illuminate\Http\Request;
define('LARAVEL_START', microtime(true));
// Determine if the application is in maintenance mode...
if (file_exists($maintenance = __DIR__.'/../laravel/storage/framework/maintenance.php')) {
require $maintenance;
}
// Register the Composer autoloader...
require __DIR__.'/../laravel/vendor/autoload.php';
// Bootstrap Laravel and handle the request...
/** @var Application $app */
$app = require_once __DIR__.'/../laravel/bootstrap/app.php';
$app->handleRequest(Request::capture());
Inti dari perubahannya adalah penambahan path /laravel/ sebelum folder core laravel seperti maintenance mode, autoloader, dan bootstrap. Jika kamu menggunakan nama folder lain, maka kamu bisa mengubah path /laravel/ dengan path yang sudah kamu buat.
4. Sesuaikan Environtment Variable
Sebelum akses ke website, pastikan untuk melakukan update file .env yang ada di folder /laravel/ sesuai dengan konfigurasi websitemu seperti base_url, database, dan lainnya. Karena ketika di cpanel, kamu tidka bisa menggunakan user root seperti di localhost.
Jika kamu belum membuat database, kamu bisa mengikuti tutorial in: Cara Membuat Database di cPanel. Pastikan juga database kamu sudah di import ke cPanel. Untuk import database, kamu bisa mengikuti tutorial ini: Cara Import Database di cPanel
5. Buat Symlink di Laravel
Di laravel 13, biasanya kamu menggunakan Vite dan akan ada hasil build Vite yang perlu dibuat symlink juga. Selain itu, jika kamu menggunakan storage, maka perlu dibuat symlink juga.
Untuk membuat symlink, kamu bisa menjalankan perintah ini di Terminal yang ada di cPanel hosting kamu
# Hapus storage jika sudah ada di public_html
rm -rf /home/contohny/public_html/storage
# Buat symlink dari public_html/storage -> laravel/storage/app/public
ln -s /home/contohny/laravel/storage/app/public /home/contohny/public_html/storage
# Buat folder laravel/public/build jika belum ada
mkdir /home/contohny/laravel/public/
# Buat symlink dari laravel/public/build -> public_html/build
ln -s /home/contohny/public_html/build /home/contohny/laravel/public/buildPastikan untuk mengubah user dengan username cpanel, dan laravel dengan path folder yang kamu gunakan. Jika di hosting kamu tidak ada fitur Terminal, kamu bisa menggunakan cron job untuk menjalankan perintah ini mengikuti tutorial ini: Cara Membuat Symlink di cPanel Tanpa SSH.
Setelah semua konfigurasi selesai, sekarang kamu bisa akses websitemu dan project laravel 13 yang kamu buat sekarang sudah bisa diakses secara online.
Itulah cara mudah untuk install laravel 13 di hosting cPanel. Pastikan juga untuk menggunakan PHP 8.4 atau diatasnya, karena laravel 13 hanya bisa menggunakan PHP 8.4 atau diatasnya.
KOMENTAR
Memuat...