Jika kalian membuat website di localhost yang menggunakan database tapi website tersebut tidak menyediakan tools migrasi, makan kalian perlu migrasi manual termasuk import database cpanel.
Untuk import database cpanel ini ada tiga cara dasar dan kalian tidak memerlukan coding dan sebagainya. Namun karena disini ada 3 cara, maka tentunya ada cara yang direkomendasikan dan ada juga cara yang kurang direkomendasikan.
Untuk cara yang direkomendasikan adalah dengan import database langsung melalui phpMyAdmin di cPanel, sedangkan untuk cara yang kurang direkomendasikan adalah menggunakan fitur Backup Wizard, dan Backup.
Jadi disini kita akan mulai dari cara yang kurang direkomendasikan. Kenapa cara ini kurang direkomendasikan?
Jika menggunakan cara ini, maka kalian perlu menentukan nama database yang akan di import. Selain itu, defaultnya database yang diimport dengan cara ini tidak langsung memiliki user yang memiliki hak akses, sehingga kalian perlu menentukan hak akses sendiri melalui halaman MySQL.
Sebagai contoh, disini saya akan import database dengan nama, maka perlu dipastikan dulu bahwa file .sql yang akan diupload sudah diberi informasi nama database yang akan dibuat, atau kalian bisa membuka file .sql dengan teks editor dan cari kata Database:
Pada gambar diatas, maka ketika sql diupload menggunakan Backu Wizard, maka nama databasenya akan menjadi usercpanel_wpgan-wackup-wizard atau wpgan-wackup-wizard.
Jika sudah, maka bisa melanjutkan ke langkah-langkah berikut
Sampai disini kita sudah berhasil melakukan import database menggunakan Backup Wizard. Namun karena kita sudah berada di halaman phpMyAdmin, maka kita lanjutkan saja cara import database melalui phpMyAdmin.
Untuk cara ini sangat direkomendasikan, karena jika kalian ingin import database melalui phpMyAdmin, kalian perlu membuat database dan user dulu (Cara Membuat Database di cPanel Tanpa Ribet), sehingga kalian bisa menyelesaikan proses tanpa harus bolak-balik.
Sebagai contoh, disini saya akan import database local ke database cpanel dengan nama …._wpganpma
Oke, sampai disini kita sudah berhasil upload database, tapi jika ingin mencoba cara lainnya, maka kalian bisa mencoba cara terakhir ini
Untuk cara ini sebenarnya hampir mirip dengan cara menggunakan Backup Wizard, namun untuk cara dan menu yang ditampilkan lebih sederhana, atau justru cara ini bisa dibilang paling sederhana dibandingkan cara import lainnya.
Untuk import database menggunakan fitur backup, kalian bisa mengikuti cara ini, untuk contoh disini saya akan upload database dengan nama wpgan-backup-tools.
Ketika kalian menggunakan web hosting atau VPS dan menggunakan kontrol panel, terutama cPanel, maka kalian akan mendapatkan banyak opsi untuk mengelola website dengan mudah. Tentu saja salah satu opsi tersebut adalah kemudahan untuk import database dangan cara yang berbeda-beda.
Meski begitu, sebelum menggunakan database di cPanel, pastikan untuk menambahkan user yang dapat mengakses atau mengelola database, karena database di cPanel berbeda dengan database yang dibuat menggunakan XAMPP dimana kalian bisa langsung menggunakan user Root dan tanpa password.
KOMENTAR
Memuat...